Kesalahan Besar Prinsip 'The Lesser of Two Evil'

Saya yakin, dalam kontestasi pilpres tahun ini, cukup banyak yang meyakini bahwa tidak ada pasangan capres-cawapres yang ideal. Namun, sa...


Saya yakin, dalam kontestasi pilpres tahun ini, cukup banyak yang meyakini bahwa tidak ada pasangan capres-cawapres yang ideal. Namun, sayangnya, masih banyak diantara mereka yang tetap ingin mencoblos salah satu pasangan di ajang pilpres April nanti. Tak sedikit pula yang memberikan alasan klasik, mengutip Mahfud MD.

“Saya sendiri akan memilih sih, karena memilih itu bukan mencari orang yang baik tetapi menghindari orang jahat agar tidak menjadi pemimpin. Maka kita pilih yang ada,”

Mereka yang sependapat dengan Pak Mahfud memilih dengan prinsip the lesser of two evil. Prinsip ini gencar dipromosikan untuk menangkal 'ancaman' golput. Uniknya, prinsip ini disebarkan oleh kedua kubu, baik pasangan nomor urut satu maupun pasangan nomor urut dua.

Sesat pikir false dichotomy dalam penyebarang prinsip the lesser of two evil ini sangat berbahaya. Ia membuat kita melupakan proses sejarah singkat tentang mengapa kita hanya disuguhkan dua pilihan yang kita semua akui sebagai evil choice ini.

Kita tak perlu mengkaji buku sejarah untuk mengetahui cerita dibalik limitasi pilihan kita di ajang pilpres ini. Cukup menggali arsip portal berita dua tahun lalu, kita sudah bisa membaca artikel yang membahas kontroversi presidential treshold atau ambang batas pencalonan presiden. Presidential treshold bahkan sempat diajukan ke Mahkamah Konstitusi untuk uji materi tetapi tetap saja diberlakukan.

Ketika kita sudah menyadari bahwa tak ada pilihan yang ideal, kita tidak perlu tunduk pada dua pilihan yang ada. Sah-sah saja jika kita tidak ingin memilih dalam ajang pilpres tahun ini. Sebaiknya, kita mengingat kembali sejarah dan berjuang agar kedepannya, undang-undang terkait presidential treshold dihapus agar kita dapat memilih diantara lebih banyak pilihan lima tahun lagi.

KOMENTAR

Nama

2018 in review,1,Ekonomi,13,ENG,7,Hubungan Internasional,5,Infografik,1,Kacamata,7,Kesehatan,1,Mata,19,Media,7,Mikroskop,2,Must Read,7,Newsletter,1,Santai,3,Sosial dan Politik,18,
ltr
item
Akyan.ID: Kesalahan Besar Prinsip 'The Lesser of Two Evil'
Kesalahan Besar Prinsip 'The Lesser of Two Evil'
https://3.bp.blogspot.com/-aX0IgBwMm4Y/XFF-juoqqXI/AAAAAAAAAWw/fQuJ7BtoR_sEmn_KPFD5GJNxZM4OOQAHgCLcBGAs/s640/trump-1915253_1280.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-aX0IgBwMm4Y/XFF-juoqqXI/AAAAAAAAAWw/fQuJ7BtoR_sEmn_KPFD5GJNxZM4OOQAHgCLcBGAs/s72-c/trump-1915253_1280.jpg
Akyan.ID
https://www.akyan.id/2019/02/kesalahan-besar-prinsip-lesser-of-two.html
https://www.akyan.id/
https://www.akyan.id/
https://www.akyan.id/2019/02/kesalahan-besar-prinsip-lesser-of-two.html
true
1737985718176321393
UTF-8
Semua pos dimuat Tidak menemukan satu pun pos LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN POS Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN LABEL ARSIP CARI SEMUA POS Tidak menemukan pos yang sesuai Ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu Pengikut Ikuti AKSES KONTEN DIBATASI TAHAP 1: Bagikan. TAHAP 2: Klik tautan yang Anda bagikan untuk membuka. Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode disalin ke papan klip Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy