Make Indonesia Great Again dan Kecenderungan Masyarakat dalam Mengadapi Risiko

Sejak dimulainya masa kampanye pada 23 September lalu, berbagai upaya kampanye telah dilakukan kedua pasangan capres-cawapres. Berbagai slogan dan tagar sudah mulai bermunculan. Salah satunya adalah slogan yang dipinjam Prabowo dari presiden Amerika Serikat, ‘Make Indonesia Great Again’.



Pada bulan April tahun depan, masyarakat Indonesia dihadapkan pada suatu pilihan, pemilihan presiden. Dua pasang kandidat akan bertarung dalam pilpres tahun depan, yaitu capres petahana, Jokowi yang berpasangan dengan Kiai Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Sandiaga Uno. Sejak dimulainya masa kampanye pada 23 September lalu, berbagai upaya kampanye telah dilakukan kedua pasangan capres-cawapres. Berbagai slogan dan tagar sudah mulai bermunculan. Salah satunya adalah slogan yang dipinjam Prabowo dari presiden Amerika Serikat, ‘Make Indonesia Great Again’. Menarik untuk diselidiki apa dampak slogan tersebut pada para pemilih.

Slogan serupa telah dipopulerkan oleh presiden Amerika Serikat, Donald Trump dengan ‘Make America Great Again’-nya. Selain itu, slogan senada juga dilontarkan oleh pendukung Brexit, di Britania Raya dengan slogannya, ‘Take back control’. Slogan yang dilontarkan Prabowo, Trump dan pendukung Brexit memiliki karakteristik yang serupa. Mereka menekankan pada kejayaan masa lalu yang telah hilang. ‘Take back control’, ‘Make America Great Again’ dan ‘Make Indonesia Great Again’ menyiratkan bahwa pada masa lalu Britania Raya memiliki kontrol dan Amerika Serikat dan Indonesia pernah jaya. Namun kini kontrol dan kejayaan tersebut telah hilang, sehingga perlu diambil kembali. 

Slogan ‘Take back control’ dan ‘Make America Great Again’ berhasil memenangkan Brexit dalam referendum dan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat. Kemenangan tersebut tidak terprediksi. Media dan lembaga polling dikejutkan dengan kemenangan pilihan tersebut. Pilihan tersebut, baik pilihan keluar dari Uni Eropa dan pilihan Donald Trump, seorang pebisnis yang kurang pengalaman politik dianggap secara relatif lebih berisiko dibandingkan dengan melanjutkan kerjasama dalam Uni Eropa dan calon presiden dari Democrat yang lebih berpengalaman. Pilihan tersebut adalah perjudian besar karena memilih keluar dari Uni Eropa dan memilih Donald Trump mengandung berbagai kemungkinan baik kemungkinan untung maupun kemungkinan rugi yang tidak diketahui karena masyarakat belum pernah merasakan hidup tanpa Uni Eropa dan dipimpin oleh presiden yang mempunyai sikap anti-establishment

Di dua studi kasus di atas, slogan tersebut terbukti efektif dalam memenangkan para kuda hitam. Slogan tersebut bukanlah sekedar slogan kampanye politik untuk menarik perhatian pemilih atau menyampaikan program-program yang ditawarkan oleh pilihan tersebut tetapi suatu upaya pembingkaian status quo. Premis utama slogan-slogan tersebut adalah: dahulu Britania Raya dan Amerika Serikat pernah berjaya tetapi kini telah kehilangan kejayaannya. Slogan ini memengaruhi psikologis pemilih dalam mengambil pilihan yang lebih berisiko. 

Ilmuwan Tversky dan Kahneman mengemukakan yang disebut sebagai prospect theories. Teori ini mencoba menjelaskan perilaku masyarakat dalam mengambil risiko ketika menghadapi suatu pilihan. Berdasarkan teori mereka, manusia cenderung menghindari risiko ketika berada dalam domain of gain tetapi cenderung mengambil risiko ketika berada dalam domain of loss. 

Domain of gain dapat diilustrasikan dengan situasi di mana manusia dihadapkan dengan pilihan antara pasti mendapatkan $100 atau kemungkinan 50-50 mendapatkan $200 atau $0. Dalam situasi tersebut, manusia cenderung memilih mendapatkan $100 pasti ketimbang berjudi memilih $200 yang tidak pasti. Sementera, domain of loss, diiliustrasikan dengan situasi di mana setelah berjudi, seseorang telah kehilangan $100. Kini ia dihadapkan dengan pilihan antara secara pasti mendapatkan $50 atau kemungkinan 50-50 mendapatkan $100 atau kehilangan $100 lagi. Menurut prospect theory, dalam situasi ini, manusia cenderung memilih pilihan yang lebih berisiko.

Slogan ‘Make Indonesia Great Again’ dapat membingkai masyarakat dalam domain of loss. Seperti ‘Take back control’ dan ‘Make America Great Again’, slogan ‘Make Indonesia Great Again’ menyiratkan bahwa Indonesia pernah berjaya, Indonesia pernah memiliki $100 tersebut, namun kini kejayaan dan $100 tersebut telah hilang. Slogan tersebut membingkai pemilihan presiden tahun depan sebagai pilihan untuk mengembalikan kejayaan tersebut.

Pemilihan presiden Indonesia secara sederhana memang mirip dengan referendum Brexit dan pemilihan presiden Amerika Serikat. Masyarakat Indonesia dihadapkan dengan suatu pilihan antara memilih melanjutkan status quo dengan memilih calon petahana yang akan melanjutkan program-program yang kini sudah mulai dilaksanakan atau memilih pilihan yang jauh lebih berisiko dengan memilih calon yang merupakan outsider. Secara sederhana, memilih Jokowi serupa dengan memilih Uni Eropa dan kandidat Democrat, Hillary Clinton dan memilih Prabowo serupa dengan memilih Brexit dan seorang outsider, Donald Trump.

Dalam bingkai domain of loss, masyarakat Indonesia akan cenderung mengambil risiko dengan memilih siapa pun selain petahana tanpa mengetahui apa saja yang ditawarkan oleh calon tersebut. Tidak akan terjadi diskursus yang konstruktif dalam situasi ini karena apa pun pilihannya dan risiko apa pun yang mungkin terjadi akan dipilih selagi itu bukan petahana yang melanjutkan status quo yang terlanjur dibingkai sebagai kehilangan kejayaan oleh slogan ini.

Memahami prospect theories, perilaku manusia dalam menghadapi risiko dan peran bingkai domain dalam memengaruhi kecenderungan menghndari atau mengambil risiko menjadi penting untuk mendorong media untuk memberikan penilaian obyektif mengenai status quo. Penulis tidak ingin beranggapan bahwa penilaian ‘Make Indonesia Great Again’ yang menilai bahwa bangsa ini pernah jaya tetapi kini telah kehilangan kejayaannya sepenuhnya salah. Namun, penilaian terhadap status quo perlu didiskusikan secara obyektif dan konstruktif, bukan hanya sekedar perang slogan. Oleh itu, media perlu melakukan penilaian obyektif mengenai progress yang telah dicapai pemerintah selama empat tahun terakhir agar masyarakat tidak secara langsung terperangkap baik dalam domain of loss maupun domain of gain hanya karena slogan kampanye politik.

Gambar sampul: Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

KOMENTAR

Nama

2018 in review,1,Ekonomi,13,ENG,7,Hubungan Internasional,5,Infografik,1,Kacamata,7,Kesehatan,1,Mata,19,Media,7,Mikroskop,2,Must Read,7,Newsletter,1,Santai,3,Sosial dan Politik,18,
ltr
item
Akyan.ID: Make Indonesia Great Again dan Kecenderungan Masyarakat dalam Mengadapi Risiko
Make Indonesia Great Again dan Kecenderungan Masyarakat dalam Mengadapi Risiko
Sejak dimulainya masa kampanye pada 23 September lalu, berbagai upaya kampanye telah dilakukan kedua pasangan capres-cawapres. Berbagai slogan dan tagar sudah mulai bermunculan. Salah satunya adalah slogan yang dipinjam Prabowo dari presiden Amerika Serikat, ‘Make Indonesia Great Again’.
https://1.bp.blogspot.com/-Ec-ds0E2Ecg/XA5_sbJQJ5I/AAAAAAAALk8/Qk1qbogpEO8-iNRcGMF3bH34HegNellwQCLcBGAs/s320/prabowo-soal-make-indonesia-great-again-saya-ingin-rakyat-tidak-miskin.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Ec-ds0E2Ecg/XA5_sbJQJ5I/AAAAAAAALk8/Qk1qbogpEO8-iNRcGMF3bH34HegNellwQCLcBGAs/s72-c/prabowo-soal-make-indonesia-great-again-saya-ingin-rakyat-tidak-miskin.jpg
Akyan.ID
https://www.akyan.id/2018/12/makeindonesiagreatagain.html
https://www.akyan.id/
https://www.akyan.id/
https://www.akyan.id/2018/12/makeindonesiagreatagain.html
true
1737985718176321393
UTF-8
Semua pos dimuat Tidak menemukan satu pun pos LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal balas Hapus Oleh Beranda LAMAN POS Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN LABEL ARSIP CARI SEMUA POS Tidak menemukan pos yang sesuai Ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu Pengikut Ikuti AKSES KONTEN DIBATASI TAHAP 1: Bagikan. TAHAP 2: Klik tautan yang Anda bagikan untuk membuka. Salin Semua Kode Pilih Semua Kode Semua kode disalin ke papan klip Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy